Kabar tidak menyenangkan datang bagi para penggemar penyanyi solo Korea, BIBI batalkan tur dunia, di Asia. Rangkaian tur dunia bertajuk EVE yang sangat dinantikan, tiba-tiba dibatalkan di tujuh kota, termasuk di Jakarta, Indonesia. Keputusan mengejutkan ini, yang diumumkan oleh agensi dan promotor, langsung memicu gelombang kekecewaan dan kebingungan di kalangan penggemar.
Bagi penggemar di Indonesia, impian untuk menyaksikan BIBI batalkan tur dunia tampil di atas panggung harus pupus. Dyandra Global, selaku promotor lokal, mengumumkan pembatalan konser yang seharusnya digelar pada 11 Oktober 2025 di The Kasablanka Hall. Melalui unggahan di Instagram, mereka menyampaikan kabar ini dengan berat hati. “Dengan penuh penyesalan, kami menginformasikan bahwa BIBI 1st World Tour [EVE] di Jakarta 2025 telah dibatalkan, yang semula direncanakan pada 11 Oktober 2025, akibat peristiwa tak terduga,” ungkap @dyandraglobal.
Efek Domino Pembatalan Tur Asia
Kabar pembatalan di Jakarta ini muncul hanya tiga hari setelah agensi BIBI, Feel Ghood Music, mengumumkan pembatalan serupa untuk tur di bulan Agustus dan September 2025. Pembatalan itu melibatkan enam kota dari empat negara, yaitu Hong Kong, Thailand, Singapura, dan tiga kota di Jepang (Osaka, Tokyo, serta Fukuoka). Pihak agensi hanya memberikan alasan samar, “situasi internal,” tanpa penjelasan lebih lanjut yang bisa menenangkan para penggemar.
Dengan pembatalan ini, kini hanya tersisa lima kota yang masih ada dalam jadwal tur dunia BIBI: Taipei, Auckland, Melbourne, Sydney, dan Brisbane. Akan tetapi, dengan dibatalkannya konser di Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada bulan yang sama, keberlangsungan konser-konser lain di kawasan tersebut kini menggantung. Para penggemar pun bertanya-tanya apakah pembatalan ini akan merembet ke titik-titik tur lainnya. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi dari promotor lokal di kota-kota tersebut mengenai nasib konser BIBI.
Kerinduan yang Berujung Pertanyaan Tanpa Jawaban
Keputusan pembatalan tanpa penjelasan yang rinci ini memicu gelombang kekecewaan di media sosial. Unggahan terakhir BIBI yang berkolaborasi dengan Empire State Building dipenuhi dengan komentar-komentar yang mempertanyakan alasan di balik pembatalan tur. Penggemar dari berbagai negara mengungkapkan kesedihan dan rasa frustrasi mereka.
“BIBI, semua penggemar di sini ingin bertemu denganmu. Sedih sekali melihat konser di Hong Kong dibatalkan,” ujar seorang netizen.
“Kenapa konsernya dibatalkan? Sangat kecewa,” timpal netizen lain.
Kekecewaan ini mencapai puncaknya ketika salah satu netizen menulis, “Sungguh tidak bijaksana membatalkan konser tanpa penjelasan, kompensasi, atau bahkan upaya untuk meyakinkan para penggemar.” Komentar ini mencerminkan perasaan banyak orang yang merasa tidak dihargai dan dibiarkan dalam ketidakpastian.
Perjalanan Karier BIBI yang Cemerlang
Sebelum skandal ini, karier Kim Hyeong-seo, nama asli BIBI, bisa dibilang sangat cemerlang. Ia memulai debutnya pada 2017 dan telah merilis banyak lagu hit seperti Kazino, Eat My Love, Bibi Vengeance, dan Bam Yang Gang. BIBI juga telah merilis dua album studio, Lowlife Princess: Noir (2022) dan Eve: Romance (2025), serta dua Extended Plays (EP).
Selain musik, BIBI juga telah merambah dunia akting dengan membintangi sejumlah film dan drama Korea, termasuk The Worst of Evil (2023), Phantom (2023), Hopeless (2023), dan The Fiery Priest Season 2 (2024).
Pembatalan tur ini menjadi ganjalan besar dalam perjalanan kariernya yang sedang menanjak. Meskipun alasan internal masih menjadi misteri, satu hal yang pasti: ribuan penggemar di Asia kini hanya bisa berharap bahwa idola mereka akan kembali dan memberikan penjelasan yang pantas atas kekecewaan yang mereka rasakan. Baca berita lain di sini.
