Dokter ungkap tanda peringatan dini, penyakit yang seringkali terdeteksi di stadium lanjut, ternyata dapat memberikan petunjuk-petunjuk halus yang tersembunyi di bagian tubuh kita. Salah satu tanda peringatan awal yang sering terabaikan adalah perubahan pada tangan, terutama pada kuku. Menurut Dr. Davood Johari, seorang dokter spesialis paru dan perawatan kritis, ada satu perubahan kuku tertentu yang mungkin merupakan tanda dari kanker paru-paru, penyebab utama kematian akibat kanker di seluruh dunia.
Perubahan ini dikenal sebagai clubbing fingernail, sebuah kondisi yang dialami oleh sekitar 5 hingga 15 persen pasien kanker paru-paru. “Ujung jari tampak lebih lebar dan lebih bulat dari biasanya, dengan kuku melengkung ke bawah, menyerupai sendok terbalik,” terang Dr. Johari. Selain itu, dasar kuku akan terasa seperti spons dan lebih lunak. Ujung jari juga bisa berwarna merah atau terasa lebih hangat dari biasanya. Walaupun keadaan ini umumnya tidak menyebabkan rasa sakit, keberadaannya adalah sinyal penting yang tidak boleh diabaikan.
Mengapa Kanker Paru Sebabkan ‘Clubbing’?
Fenomena clubbing ini masih menjadi misteri medis, namun Dr. Johari memberikan hipotesis menarik. Saya berasumsi bahwa tumor paru-paru mampu memproduksi zat yang mirip dengan hormon yang menyebabkan pembuluh darah di jari membesar. Pelebaran ini meningkatkan aliran darah ke area tersebut, memicu penumpukan cairan di bawah dasar kuku, dan pada akhirnya menyebabkan pembengkakan yang kita lihat sebagai clubbing.
Meskipun clubbing adalah salah satu petunjuk kuat, Dr. Johari menekankan bahwa ada tanda-tanda lain yang juga perlu diwaspadai. Ia menyarankan untuk segera mencari pertolongan medis jika mengalami:
> Batuk yang terus-menerus selama lebih dari beberapa minggu.
> Suara serak dan perubahan vokal lainnya.
> Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
> Kelelahan yang berlebihan.
> Nyeri bahu yang memburuk di malam hari.
> Perubahan penglihatan.
> Kelopak mata yang menurun.
Dokter ungkap tanda peringatan dini adalah kunci utama untuk mendapatkan hasil pengobatan yang lebih baik. Akan tetapi, karena tanda-tanda ini sering kali dianggap remeh, kanker paru-paru biasanya hanya terdiagnosis ketika sudah berada di tahap akhir.
Bukan Hanya Kanker Paru, ‘Clubbing’ Juga Sinyal Penyakit Lain
Penting untuk diingat bahwa clubbing fingernail tidak selalu berarti kanker paru-paru. “Infeksi paru-paru kronis, penyakit paru interstisial, fibrosis kistik, dan bronkiektasis dapat dikaitkan dengan digital clubbing,” jelas Dr. Johari. Kondisi ini juga dapat mengindikasikan berbagai masalah kesehatan mendasar lainnya, seperti cacat jantung bawaan, penyakit gastrointestinal (penyakit Crohn, kolitis ulseratif, penyakit celiac, dan sirosis hati), serta kondisi lain seperti penyakit Graves dan endokarditis infektif.
Oleh karena itu, jika Anda menemukan adanya perubahan pada kuku atau jari, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter. Evaluasi medis umumnya dimulai dengan memeriksa riwayat kesehatan, disusul dengan pemeriksaan fisik, dan tes imaging. Jika diperlukan, biopsi akan menjadi satu-satunya cara pasti untuk mendiagnosis kanker paru-paru.
Waspadai Perubahan Kuku Lainnya
Selain clubbing, ada perubahan kuku lain yang bisa menjadi petunjuk adanya kanker, termasuk:
> Garis hitam di bawah kuku.
> Memar yang tak kunjung sembuh.
> Kuku yang terangkat.
> Benjolan di bawah kuku.
> Penggelapan kulit di sekitar kuku.
> Pendarahan.
Namun, Dr. Johari juga mengingatkan agar kita tidak panik. “Banyak perubahan kuku yang tidak berbahaya dan mungkin berkaitan dengan penuaan, cedera dan trauma, atau aktivitas sehari-hari seperti penggunaan cat kuku,” terangnya. Namun, dia mengakhiri dengan pernyataan tegas: “Setiap perubahan warna, bentuk, atau ketebalan kuku yang permanen dan berlangsung lebih dari beberapa minggu, harus diperiksa oleh dokter.” Baca berita lain di sini.
