Era Baru Dinosaurus kembali digemparkan oleh suara menggeram dinosaurus dengan peluncuran Jurassic World Rebirth. Film ini menandai rilisan keempat dari franchise Jurassic World dan menjadi yang ketujuh secara keseluruhan dalam saga legendaris Jurassic Park. Namun, satu pertanyaan besar menggantung di benak para penggemar setia: mengapa Chris Pratt, sang Owen Grady yang ikonik dan menjadi jantung dari tiga film Jurassic World sebelumnya, tidak muncul di film terbaru ini?
Jawabannya sangat terang dan telah menjadi perbincangan hangat sejak trailer pertamanya dirilis: Jurassic World Rebirth adalah sebuah soft reboot dari waralaba yang sangat dicintai ini. Sutradara Gareth Edwards, yang dikenal dengan karyanya di Godzilla dan Rogue One: A Star Wars Story, telah mengindikasikan perubahan besar yang akan dibawa, menjanjikan arah cerita yang segar dan berbeda.
Wajah Baru, Kisah Baru, Semangat Baru
Absennya Chris Pratt bukanlah suatu kebetulan, melainkan keputusan yang diperhitungkan matang oleh Universal Pictures dan Gareth Edwards. Berdasarkan laporan dari Yahoo Entertainment pada Rabu (2/7), Universal bertekad untuk menciptakan kembali waralaba ini dengan karakter orisinal dan alur cerita yang sepenuhnya berdiri sendiri. Ini berarti Jurassic World Rebirth hadir sebagai standalone sequel dari Jurassic World Dominion (2022), yang sebelumnya menjadi penutup epik dengan menyatukan kembali bintang-bintang dari Jurassic World dan Jurassic Park klasik.
Sebagai bagian dari perombakan ini, Jurassic World Rebirth memperkenalkan deretan nama besar yang baru bergabung dengan jagat dinosaurus. Sebut saja Scarlett Johansson yang memerankan karakter utama, Mahershala Ali, dan Jonathan Bailey. Kehadiran mereka menjanjikan dinamika baru dan petualangan yang belum pernah terlihat sebelumnya dalam waralaba ini.
Film ini memang tetap berlatar di jagat Jurassic yang kita kenal, namun ia secara berani keluar dari tradisi dengan tidak menyertakan karakter yang kembali dari film-film sebelumnya. Ini adalah langkah berani yang bertujuan untuk memberikan nafas segar dan membuka pintu bagi cerita-cerita baru tanpa terbebani oleh kontinuitas masa lalu.
Misi Rahasia dan DNA Revolusioner
Lima tahun setelah peristiwa mencekam di Jurassic World Dominion, sebagian besar Bumi terbukti tidak lagi ramah bagi populasi dinosaurus yang tersisa. Spesies prasejarah yang menakutkan namun menakjubkan ini kini ditempatkan di pulau tropis terpencil, yang secara ironis, menyesuaikan diri dengan habitat purba mereka.
Dalam keadaan ini, alur cerita Jurassic World Rebirth berkonsentrasi pada sebuah misi rahasia yang berhubungan dengan pengambilan DNA dinosaurus untuk tujuan farmasi. Tokoh utama, seorang agen rahasia bernama Zora Bennett (Scarlett Johansson), mendapatkan penawaran yang sulit ditolak. Ia direkrut oleh sebuah perusahaan farmasi bernama ParkerGenix untuk sebuah misi krusial di sebuah pulau.
Dalam misi yang berbahaya ini, Zora harus berkolaborasi dengan Dr. Henry Loomis (Jonathan Bailey), seorang ahli paleontologi. Mereka ditugaskan untuk menyusup ke Ile Saint-Hubert, sebuah pulau terlarang di Samudra Atlantik yang dulunya pernah digunakan oleh perusahaan InGen untuk penelitian dinosaurus.
Tugas mereka tidak mudah: menemukan tiga spesies prasejarah terbesar yang tersisa dari darat, laut, dan udara. Ketiga spesies ini diyakini memiliki DNA unik yang menjadi kunci untuk menciptakan obat revolusioner yang berpotensi menyelamatkan umat manusia.
Dengan premis yang menarik, jajaran pemain baru yang bertabur bintang, dan keberanian untuk melakukan soft reboot, Jurassic World Rebirth siap menyajikan petualangan dinosaurus yang segar, mendebarkan, dan penuh kejutan bagi penggemar lama maupun penonton baru. Siapkah Anda menghadapi era baru dinosaurus ini?. Baca berita lain disini.
