Harley Quinn di DCU James Gunn Ungkap Perjuanganya

Harley Quinn di DCU

Misteri besar masih menyelimuti masa depan Margot Robbie sebagai Harley Quinn di DCU dalam saga DC Universe. Meski ikon antihero ini telah melekat erat di hati penonton, James Gunn, co-CEO DC Studios, tampak berhati-hati memberi kepastian. Akankah Robbie tetap menjadi Harley di petualangan mendatang, atau ada kejutan lain yang menanti?.

Dalam wawancara dengan Entertainment Weekly, Gunn yang saat ini tengah mempersiapkan film Superman (2025) mendapat pertanyaan seputar kemungkinan Robbie kembali memerankan Harley di proyek-proyek DC mendatang. Namun, jawaban sang sutradara justru menambah rasa penasaran.

“Rahasia itu akan terungkap di waktu yang tepat,” ujarnya singkat, seperti dikutip pada Rabu (13/8).

Bloodsport Lebih Dulu Dibicarakan

Alih-alih menyinggung arah cerita Harley Quinn di DCU, Gunn justru memberikan sorotan pada sosok lain dari The Suicide Squad (2021), yakni Bloodsport yang dimainkan Idris Elba. Ia menyatakan masih ingin mencari ruang untuk menghadirkan karakter tersebut di semesta barunya.

“Saya selalu mencari kesempatan untuk menampilkan Bloodsport dan menggali kisahnya,” ujar Gunn. “Kita lihat saja nanti.”

Pernyataan ini membuat publik bertanya-tanya apakah Harley Quinn akan ikut bertahan atau justru digantikan oleh versi baru dalam era DCU yang sedang Gunn bangun bersama produser Peter Safran.

Margot Robbie dan Perjalanan Harley Quinn

Margot Robbie pertama kali memerankan karakter Harley Quinn dalam film Suicide Squad (2016), memulai perjalanan ikoniknya sebagai antihero yang menarik perhatian penonton. Penampilannya yang penuh energi langsung mencuri perhatian dan membuat karakter tersebut populer di kalangan penggemar. Robbie kemudian kembali dalam Birds of Prey (2020), serta The Suicide Squad (2021) yang digarap langsung oleh James Gunn.

Dalam wawancara dengan Variety pada 2020, Robbie mengaku jatuh cinta pada karakter Harley sejak pertama kali memainkannya. Ia bahkan melakukan riset mendalam, mulai dari membaca deretan komik klasik hingga mendengarkan ceramah TED dari perempuan yang hidup dengan skizofrenia, demi memahami sisi psikologis tokoh yang dikenal eksentrik itu.

“Harley punya sifat yang tidak terduga. Ia bisa bereaksi dengan cara apa pun dalam situasi apa pun, dan itu adalah anugerah bagi seorang aktor,” ungkapnya saat itu.

Apakah Harley Akan Muncul di Batman?

Spekulasi semakin menguat setelah beredar kabar bahwa Harley Quinn kemungkinan besar akan muncul di The Batman Part II karya sutradara Matt Reeves. Meski hubungan Harley dengan Batman di komik cukup dekat, film pertama The Batman yang dirilis pada Maret 2022 belum menyentuh kehadirannya, menimbulkan tanda tanya besar tentang debutnya di dunia sinematik baru ini.

Namun, ada catatan penting: film Batman garapan Reeves diluncurkan sebelum James Gunn dan Peter Safran mengambil alih DC Studios. Dengan demikian, belum jelas apakah waralaba itu akan diintegrasikan ke dalam DCU versi baru atau tetap berdiri sebagai semesta terpisah (Elseworlds).

Masa Depan DCU

Sejauh ini, Gunn dan Safran telah mengumumkan sejumlah proyek baru untuk DCU, termasuk Superman, Supergirl: Woman of Tomorrow, Swamp Thing, hingga film Wonder Woman terbaru. Ada pula rumor mengenai proyek Clayface, salah satu musuh klasik Batman.

Bagi penggemar Harley Quinn, semua ini berarti satu hal: mereka harus lebih bersabar menunggu kejelasan nasib karakter favorit mereka. Meski Gunn belum mau berbicara banyak, fakta bahwa Robbie begitu melekat dengan Harley membuat peluang kembalinya karakter ini masih sangat terbuka.

Hingga saat ini, pernyataan Gunn yang mengungkapkan “akan terungkap kemudian” masih menjadi misteri yang memicu rasa ingin tahu publik, sembari menantikan dengan sabar perubahan baru dari DC Universe. Baca berita lain di sini.